Pantai Batu Karas: Surfing Dan Kehangatan Masyarakat Lokal

Menulis mengenai pantai Batu Karas seperti mengenang kembali pertemuan saya pada dunia traveling. Pantai yang berada di selatan Jawa Barat ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekitar. Selain ombaknya yang cocok dijadikan tempat berselancar tetapi tempatnya yang tersembunyi membuat pantai ini surga bagi mereka yang menginginkan ketenangan.

batu karas beach

Berbeda dengan pantai tetangganya, pantai Pangandaran yang ramai, apa lagi pada saat musim liburan, seperti tidak ada celah untuk bernafas, dimana-mana orang berlalu lalang dengan sepeda atau berjalan kaki, belum lagi pedagang yang memadati sisi jalan dan bahkan hampir menutupi pemandangan ke laut lepas.

Salah satu teman saya mengenalkan pantai Batu Karas sekitar tahun 2010. Dimana pada saat itu, pantai Batu Karas belum terkenal seperti sekarang. Penginapan pun masih belum banyak. Mungkin bisa dihitung jari, penginapan yang paling terkenal pada saat itu adalah Java Cove dengan view langsung menghadap ke pantai tanpa halangan. Biasanya jadi favorit buat para surfer dari luar negeri. Sekarang, penginapan di Batu Karas udah enggak bisa kehitung lagi. Harganya juga bervariasi dari Rp. 100.000 sampai lebih dari 500 ribu juga ada, mau dipinggir pantai atau masuk ke dalem gang-gang. Terserah kalian mau pilih yang mana.

Perjalanan untuk mencapai pantai Batu Karas, bisa menggunakan 2 jenis transportasi. Buat yang punya banyak waktu bisa lewat darat tapi kalau mau cepet, pakai pesawat juga bisa. Sekarang udah ada beberapa penyedia jasa tur buat ke Batu Karas, salah satunya Cruisin Java yang bukan cuma sediain paket wisata aja tapi ada juga paket buat belajar surfing yang langsung diajarin sama masternya. Di pantai Batu Karas, enggak cuma ada ombak buat berselancar, layaknya pantai pribadi, kalian bisa menggunakan fasilitas-fasilitas gratis di pantai ini seperti hammock untuk berjemur dan beberapa gazebo. Selain itu, jika kalian tertarik untuk mencoba surfing. local surfer di pantai Batu Karas akan dengan senang hati mengajarkan kalian, tentunya mereka memasang tarif untuk belajar dan penyewaan papan surfing :D. Jangan takut untuk bermain sampai ke tengah, meskipun enggak lifeguard disini tapi kalian akan aman karena hampir seluruh pemuda yang ada di pantai Batu Karas adalah surfer (kecuali beberapa nelayan yang beralih profesi jadi operator atraksi wisata banana boat), mereka biasanya ‘nongkrong’ di pinggir pantai dan mengawasi para pengunjung yang sedang bermain. Meskipun pantai ini langsung menghadap ke samudera tapi jangan khawatir, ada batu karang besar yang menjadi penghalang. Batu karang ini juga yang menjadikan ombak di pantai Batu Karas bagus buat dipake surfing di musim-musim tertentu.

Bukan cuma suasana ketenangan pantai yang akan kalian dapatkan. Hampir seluruh masyarakat lokal terutama para surfer disini sangat ramah dan terbuka sama pendatang. Kalau kalian keliatan sendiri atau kebingungan ketika sampai di pantai Batu Karas. Pasti akan ada seseorang yang menghampiri. Tenanngg..!! mereka bukan mau gangguin kalian. Mereka hanya menawarkan bantuan dan sekedar menyapa. Kalian jangan ragu untuk berbincang seputar pantai, surfing atau apapun karena mereka akan dengan senang hati untuk diajak ngobrol. Ditemani kopi atau sebotol beer akan membuat obrolan semakin akrab.

Buat yang enggak bisa surfing, kalian juga bisa coba bodyboard (papan selancar seukuran badan). Sama halnya kaya surfing, cuma posisi kalian tiduran di papan bukan berdiri, bisa juga kalian main ban atau banana boat buat yang pengen rame-ramean sama temen. Dan itulah kenapa, sampai sekarang, saya dan D selalu ingin datang ke pantai ini. Kehangatan dan keakraban masyarakatnya membuat kita seperti berada di kampung halaman sendiri. Biasanya, kalau kita traveling ke pantai Batu Karas, minimal 3 hari dengan estimasi 1 hari untuk melepas lelah perjalanan, 1 hari bermain di pantai, 1 hari terakhir untuk nongkrong dengan masyarakat-masyarakat disana sambil berkemas untuk pulang. Kalau ditanya paling lama, kita bisa sampai satu minggu berada disana :D.

Kalau mau nyobain objek wisata lain di sekitar pantai Batu Karas, kalian bisa nyobain serunya main bodyrafting di sungai Citumang. Tempatnya masih belum begitu terkenal kaya sungai satunya lagi, Green Canyon/ Cukang Taneuh tapi dijamin bakalan lebih puas soalnya enggak terlalu rame dan serasa sungai pribadi :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s