Ketagihan Surfing Deh!!

Tidur yang nyenyak dan seperti biasa kalau ke pantai batu karas mau capenya segimana juga tetep aja tidur siang paling lama 2 jam, enggak pernah lebih. Dan.. kalian tau? Pas bangun tidur, kejadian aneh datang. Tangan pegel minta ampunnn, badan kaya retak2. Aduh, kenapa ini? (pikir saya). Ternyata setelah nyari tau, efek dari paddling yang masih pemula kaya saya adalah badan pegel-pegel. Akhirnya, jadilah olesan-olesan dari freshcare mendarat di kulit. Sedikit terobati sih karena panasnya minta ampun. Kembalilah kita ke pantai buat lanjutin surfing tadi.

Meskipun tanpa kacamata (proses hilangnya kacamata, bisa kalian baca disini), surfing tetap terlaksana dengan mata yang dipicing-picingkan karena datangnya ombak jadi enggak terlalu jelas. Meski terus-terusan jatuh pas sepuluh menit pertama, kesananya berdiri di atas surfboard pun semakin sering (akhirnya.. 😀 ) . Udah puas maen, akhirnya sekarang giliran si D yang belajar surfing 😛 . Dia juga penasaran sebenernya tapi masih malu-malu dan takut kenapa-kenapa. Dengan sedikit paksaan akhirnya dia berani juga maen. Beberapa kali saya dorong biar dia engga harus paddling tapi lama kelamaan, dia sendiri yang minta jangan didorongin, katanya sih biar terlatih gitu. Dan jadilah saya diem di pinggir pantai sambil merhatiin dia, takuntya kenapa-kenapa. Beberapa kali, berhasil juga si D berdiri di surfboard dan saya dipinggir cuma nyengir aja. Bangga. 😀

Girl on Surfboard

Bangga? Pasti!!

Kelar surfing, pas matahari baru aja terbenam dan suara adzan mulai berkumandang. Akhirnya kita kembali ke penginapan dengan cerita-cerita maen surfing tadi. Sekitar jam 8 malam, teman kita dan sekaligus local surfer batu karas datang ke penginapan. “ieu, nu maneh nya? tadi manggihan pas keur di pantai (Ini, punya kamu ya? tadi nemu di pantai“. Kalian tau apa? KACAMATA yang sempet di telan ombak. Kembali lagi dengan tanpa cacat sama sekali, ke gores dikit paling kaca nya. Wah.. ini pertanda bagus pikir saya. Coba bayangin, ombak yang tak pernah berhenti, arus yang datang dan pergi, juga jumlah air yang banyak di pantai, kalau di presentase, 1% kemungkinan kaca mata yang hilang bakalan ketemu lagi. Dan satu persen itu milik saya. What a lucky day!! Meski pake kacamata, jangan pernah takut buat nyoba surfing. Itu yang diajarkan laut pada saya karena engga mau kehilangan lagi. Ini ada tips buat kalian yang enggak bisa lepas dari kaca mata minus kalian pas lagi surfing, disini ya! Sambil mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada teman kita. Dia pun pergi karena ada sesuatu yang perlu dia urus dulu. Selanjutnya, kita berencana buat nyobain sufing di tempat lain meskipun nekat karena masih pemula dan akhirnya tetep batu karas yang beberapa kali jadi tempat latihan kita sebelum akhirnya pindah ke Dreamland Bali. Ganas ombaknya dan itu engga tau buat pemula atau buat profesional soalnya ada kejadian dimana malaikat maut serasa udah deket banget sampai beberapa bulan trauma liat ombak. Saya ceritain ditempat lain ya buat surfing di Dreamland.

Advertisements

2 thoughts on “Ketagihan Surfing Deh!!

  1. Kalau mau surfing pakai soft-lens aja…supaya kacamata-nya nggak hilang2x….. 🙂 Beruntung banget ya bisa ketemu lagi…ckckck…jarang bisa kayak begini loh….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s